Karakteristik Sistem Terdistribusi

Posted: November 27, 2015 in Uncategorized

EXERCISES 1

1.15. Give an example of an HTTP URL. List the main components of an HTTP URL, stating how their boundaries are denoted and illustrating each one from your example. To what extent is an HTTP URL location-transparent?

Jawab :

HTTP URL terdiri dari empat komponen.

  • Scheme, mengidentifikasi protokol yang akan digunakan untuk mengakses sumber daya di internet bisa berupa HTTP atau HTTPS.
  • Host, mengidentifikasi nama server yang menyimpan data atau aplikasi, contoh http://www.example.com.
  • Path, mengidentifikasi folder dalam server yang hendak diakses, misal hendak mengangkses file contoh.php dengan mengakses folder htp dan subfolder next (www.example.com/htp/next/contoh.php).
  • Query string, menyediakan serangkaian variabel yang nantinya bisa diakses oleh aplikasi atau file dlam server, misal variabel x bernilai 100 akan diproses dalam file contoh.php (www.example.com/htp/next/contoh.php?x=100).

4W + 1H (Pengantar Telematika)

Posted: October 12, 2015 in Uncategorized

Telematika berasal dari bahasa Perancis : “Telematique” yang dapat diartilam sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Mengacu kepada penggunaan dikalangan masyarakat telematika Indonesia (MASTEL), telematika berarti perpaduan atau pembauran antara teknologi informasi, teknologi komunikasi. Telematika adalah sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik. Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara, huruf, gambar, dan data atau kombinasi-kombinasinya. Jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet) dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus. Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).

Selaras dengan pengertian telematika sebagai sarana komuikasi jarak jauh, maka fungsi dari telematika antara lain :

  1. Penyampai informasi. Telematika digunakan sebagai penyampai informasi agar orang yang melakukan Komunikasi menjadi lebih berpengetahuan dari sebelumnya. Bertambahnya pengetahuan manusia akan meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, meningkatkan kesadaran dan wawasan.
  2. Sarana Kontak sosial hidup bermasyarakat. Interaksi sosial menimbulkan kebersamaan; keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan.

Jika dilihat dari beberapa pengertian telematika di atas. Dapat kita ketahui bahwa setiap orang pernah menggunakan telematika seperti contohnya televisi atau radio. Karena televisi ataupun radio merupakan alat teknologi komunikasi dan teknologi informasi. Selain itu alat komunikasi yang perkembangannya sangat pesat yaitu telefon genggam atau sekarang lebih dikenal dengan smartphone. Telefon genggam atau biasa disebut dengan handphone juga merupakan telematika karena handphone merupakan saranan komunikasi jarak jauh.

Dimana telematika digunakan ? Telematika bisa digunakan dimana-mana diantara lain :

1. E-Learning.

Pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh dengan media internet berbasis web atau situs. Contohnya seperti Universitas Terbuka yang menyediakan pembelajaran secara online, jadi mahasiswa tidak bertatap muka langsung dengan dosen.

2. E-Commerce

Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Contohnya seperti online shop dengan media internet berbasis situs atau berbasis aplikasi. Tidak perlu kita datang untuk membeli secara langsung. Transaksi bisa dilakukan secara online, dimana pelanggan tinggal memilih langsung yang ingin dibeli kemudian pembayarannya pun tidak harus langsung, bisa dengan mentransfer menggunakan ATM.

3. E -Goverment

E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintah secara elektronik. Contohnya seperti sekarang ini kita bisa membayar pajak kendaraan yang kita miliki secara online, tidak perlu mengantri.

Berbagai macam bentuk yang menjadi dampak penggunaan telematika merebak luas pada masyarakat. Dampak ini akan memunculkan dan merubah pola kehidupan, bekerja, berusaha bahkan merubah falsafah pada bidang-bidang tertentu. Dampak yang pasti adalah akan terjadinya perubahan minat bekerja yang lebih efisien dalam arti benefit to cost ratio, efektif dalam arti kualitas produk, jasa, dan pemerataan distribusi produk jasa kepada masyarakat. Dampak yang akan muncul penggunaan telematika baik secara langsung maupun tidak langsung, yaitu :

  1. Penghematan transportasi dan bahan bakar.
  2. Menghindarkan jam-jam yang tidak produktif menjadi lebih produktif.
  3. Mengembangkan konsep kegiatan tersebar secara merata ke seluruh daerah.
  4. Menyuguhkan banyak pilihan sarana telekomunikasi.

Posisi Indonesia dalam Bidang Telematika

Sejak AS, sebagai negara yang paling awal mempunyai inisiatif dalam pembangunan superhighways informasi, meluncurkan The National Infrastructure Information-nya pada tahun 1991, banyak negara industri lainnya mengikutinya. Bulan Februari 1996 Inggris dan Jerman memperkenalkan kebijakan-kebijakan superhighways informasi mereka, yaitu The Information Society Initiative di Inggris dan program The Info 2000 di Jerman.

Tak lama kemudian di tahun 1996, negara di Asia Tengah mengikutinya, seperti Filipina dengan Tiger, Malaysia dengan Multimedia Super Corridor (MSC) dan Singapura dengan Singapore-ONE. Dan di tahun 1997 Indonesia meluncurkan kebijakan superhighways informasi dengan nama Nusantara 21.

Beda antara Nusantara 21 dengan kebijakan superhighways informasi negara lain dapat dijelaskan oleh 4 hal yaitu :

a. Evolusi Teknologi

Teknologi terus berubah. Prakiraan perkembangan teknologi di masa mendatang sangat beragam. Di antara banyak negara tidak ada persetujuan mengenai kebutuhan untuk menghubungkan dengan kabel tempat-tempat paling jauh. Beberapa pakar berfikir bahwa teknologi wireless yang didukung oleh satelit dengan orbit rendah mungkin dapat mewujudkan komunikasi broadband dengan baik. Di Indonesia tampaknya terjadi evolusi teknologi yang unik. Mengingat masyarakat Indonesia sebagian besar tinggal di pedesaan dan banyak yang buta huruf, sehingga tampaknya teknologi visual dan pembicaraan (speech) akan lebih mendapat tempat di masyarakat daripada teknologi informasi dengan tulisan (text).

b. Struktur pasar dan strategi industri

Para aktor strategi industri yang terlibat dalam pembuatan superhighways informasi tidak tergantung pada negara dimana mereka tinggal. Strategi-strategi dari para aktor utama dalam industri content juga menggambarkan ketidakpastian mengenai masa depan peralatan layanan informasi yang akan digunakan.

Karena tergantung struktur pasar, bisa jadi di masa depan strategi yang tepet berada dalam pilihan alternatif antara lain multimedia ( seperti CD-ROM, perangkat lunak PC dan piringan video digital) atau kabel (seperti TV kabel, telekomunikasi kabel dengan serat optic) atau jejaring telekomunikasi dari berbagai jenis teknologi telekomunikasi.

Di Indonesia struktur pasarnya cukup beragam, ada wilayah urban, suburbia, dan rural. Untuk urban semua alternatif seperti multimedia, kabel, jejaring, telekomunikasi dapat dipertimbangkan. Tetapi untuk daerah suburbia dan rural, tampaknya yang paling tepat adalah jejaring telekomunikasi dari berbagai teknologi yang sebelumnya telah ada dan tinggal mengalami beberapa penyempurnaan, oleh karena itu Nusantara 21 dipersiapkan mengadopsi jejaring telekomunikasi dari berbagai jenis teknologi telekomunikasi.

c. Penyusunan Institusional

Kebijakan – kebijakan superhighways informasi melibatkan berbagai badan atau agen pemerintah yang berkoordinasi secara fungsional, sektoral ataupun territorial. Dalam fungsinya, di AS atau Inggris, pemerintah tidak mengontrol seluruh proses kebijakan karena telah ada agen-agen regulasi independent. Secara sektoral, konflik dan persaingan institusional dapat terjadi di antara departemen pemerintah.

Di Indonesia yang berperan dalam N21 merupakan tim yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI) yang melibatkan banyak menteri sesuai keppres 30 tahun 1997. Hal ini menunjukkan peran pemerintah Indonesia masih sangat besar dibandingkan peran swasta, masyarakat dan lain-lain. Adapula institusi yang lemah posisinya daripada TKTI, yaitu Kelompok Kerja Penyusunan Konsep Buku Nusantara 21 yang terdiri dari 14 kelompok yang terdiri dari wakil Telkom, Indosat, dan Universitas.

d. Akomodasi terhadap nilai – nilai nasional

Walaupun label “masyarakat informasi” yang sama digunakan di berbagai negara, visi sosial yang dikandungnya memiliki content local yang unik, yang berpijak pada nilai-nilai sosial dasar masing-masing masyarakat setiap negara. Di Indonesia, konsep superhighways informasi N21 tidak terlepas dari aspek Wawasan Nusantara yang heterogen dan Ketahanan Nasional, baik dari segi ekonomi, sosial, politik, serta pertahanan keamanan, yang telah muncul sejak adanya konsep satelit.

Bahkan N21 sesungguhnya merupakan pemutakhiran dari Palapa, dengan tetap menggunakan pendekatan pada nilai-nilai yang mempersatukan nusantara. Selain itu, N21 tercakup juga dalam program Multimedia Asia (M2A), program yang bertujuan mempersatukan wlayah Asia melalui telematika.

e. Interaksi dengan kebijakan-kebijakan publik lainnya

Melalui tiga analisis yang umumnya dilakukan di semua negara (daya saing ekonomi, perbaikan kondisi sosial, liberalisasi telekomunikasi), juga analisis spesifik untuk masing- masing negara, kebijakan superhighways juga dihubungkan kepada kebijakan-kebijakan publik lainnya.

Di Indonesia, Nusantara 21 berkaitan dengan kebijakan – kebijakan mengenai daya saing ekonomi masyarakat Indonesia menghadapi pasar global, kebijakan pengurangan kesenjangan antara lapisan sosial ekonomi, kebijakan pertumbuhan industri nasional khususnya industri teknologi telekomunikasi, kebijakan perbaikan kondisi sosial masyarakat, kebijakan peningkatan pendidikan dan pengajaran serta kebijakan melestarikan kebudayaan nasional.

Sedangkan mengenai kebijakan liberalisasi telekomunikasi tampaknya tidak terlalu mendapat dukungan. Swasta dilibatkan tetapi masih terbatas. Tetapi yang tampaknya terpenting dan khas dari N21 adalah interaksinya dengan kebijakan persatuan dan kesatuan Indonesia dan pertahanan keamanan yang sangat kiat tidak lepas dari nilai-nilai Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional.

Sumber :

http://www.gudangmateri.com/2010/08/perkembangan-telematika-di-indonesia.html

http://karmila.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.13

https://id.wikipedia.org/wiki/Telematika

Sentralpos.com – Penyelidikan terkait kasus hacker yang berhasil membobol server Sony Picture mendapatkan bukti baru. Bukti yang muncul tersebut menunjukkan bahwa serangan hacker tersebut dilakukan dnegan menggunakan malicious software (Malware). Bukti baru itu ditemukan oleh sejumlah pihak, salah satunya oleh Federal Bureau of Invertigation (FBI).

Dalam laporannya, FBI menuliskan bahwa malware tersebut akan mengambil alih semua data dari dalam hardisk, termasuk master boot recod. Hal inilah yang menyebabkan komputer-komputer harus tetap dimatikan.

Selain itu, malware tersbut juga menimpa data-data yang ada di dalam hardisk dengan data baru. Menurut laporan tersebut, hal itu akan menyulitkan untuk memperbaiki data tersebut dengan menggunakan metode forensik yang standart.

Dilansir oleh lama Reuters, Selasa (2/12/2014), laporan FBI ini dikirimkan ke perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat agar mereka lebih siap jika menghadapi serangan sejenis.

Sementara pada laman The Verge, Selasa (2/12/2014) melansir bahwa malware ini mempunyai kode yang bisa dibilang sama persisi dengan malware yang menyerang Korea Selatan pada Maret 2013 lalu.

Pada saat itu, terjadi sejumlah serangan cyber ke beberapa bank dan media penyiaran di Korea Selatan. Serangan ke Korea Selatan itu dipercaya dilakukan oleh negara tetangganya, Korea Utara.

Bukti yang ditemukan ini sesuai dengan arah investigasi sebelumnya yang sudah dilakukan oleh pihak Sony. Pihaknya menyelidiki hubungan serangan ini dengan pihal Korea Utara. Kemungkinan pangkal permasalahannya terdapat dalam waktu dekat ini Sony Pictures akan merilis sebuah film komedi kontroversial yang mengisahkan tentang rencana pembunuhan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un.

Bagi orang awam, jika mendengar kata hacker mungkin yang ada dipikiran mereka adalah negatif. Mengapa ? Karena mereka melakukan tindak kejahatan di dunia maya atau cyber crime. Tetapi sebenarnya, seorang hacker adalah seorang yang memiliki rasa keingintahuan tinggi mengenai suatu sistem yang ada. Namun hacker mengambil arah yang salah, mereka meretas suatu sistem selain hanya untuk kepuasan mereka sendiri tapi juga bisa mengambil keuntungan dari suatu sistem tersebut. Tidak mudah untuk menjadi hacker, butuh niat dan usaha yang keras untuk bisa meretas suatu sistem, kita harus tau bahasa mesin, bahasa pemrograman,dsb. Tak jarang beberapa perusahaan mempekerjakan seorang hacker untuk menjaga sistem perusahaan tersebut. Tak jarang orang pula mengapresiasikan hacker atas kerja kerasnya meretas suatu sistem.

Sumber : http://sentralpos.com/966/inilah-yang-dilakukan-hacker-untuk-membobol-server-sony/

Penggunaan basis data pada saat ini telah banyak digunakan untuk keperluan keseharian oleh kehidupan manusia namun terkadang tidak banyak orang menyadarinya. Seperti halnya pada saat seseorang memiliki koleksi kaset yang sudah cukup banyak dan harus dilakukan suatu pengaturan agar koleksinya tersebut dapat diambil sewaktu-waktu tanpa susah payah mencarinya. Penyusunan koleksi kaset tersebut memerlukan suatu tempat untuk penyimpanan di mana penyusunannya dapat dilakukan berdasarkan jenis kaset tersebut ataupun berdasarkan penyanyinya. Bentuk dari penyusunan harus berdasarkan nilai unik yang dimiliki oleh kaset tersebut misalkan saja pemberian nomor sehingga mudah diidentifikasi oleh pemiliknya.

Hal seperti ini telah menerapkan suatu pola bagaimana koleksi kaset tersebut disusun, dan penerapan dari penyusunan tersebut memudahkan pemilik koleksi buku untuk mencari dan mengembalikan kaset yang telah digunakan atau dipinjam.

Kaset merupakan suatu objek di mana kelomok, jenis, penyanyi dan lain-lain adalah suatu karakteristik dari kaset tersebut, sedangkan lemari adalah tempat penyimpanan sehingga jika digabungkan maka lemari kaset dapat disebut juga sebagai tempat disimpannya kumpulan dari objek yang bernama kaset.

Basis data terdiri dari dua kata yaitu basis dan data. Basis diartikan sebagai tempat berkumpul, markas atau sarang, sedangkan data suatu fakta dari dunia nyata yang mewakili suatu objek. Basis data dan lemari kaset memiliki prinsip kerja dan tujuan yang sama, yaitu pengaturan, kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan suatu objek.

Pengaturan yang dilakukan pada lemari kaset merupakan pengaturan secara manual di mana pengaturan tersebut dapat diaplikasikan ke dalam suatu data abstrak yang berisi karakteristik dari suatu kaset dan disimpan di dalam suatu baris atau tempat penyimpanan data yaitu file. Sehingga perbedaannya ada pada media penyimpanannya. Basis data menggunakan media penyimpanan elektronis sedangkan kaset menggunakan lemari untuk media penyimpanan.

Tujuan utama dari sistem basis data adalah menyediakan pemakai melalui suatu pandangan abstrak mengenai data, dengan menyembunyikan detail dari bagaimana data disimpan dan dimanipulasikan. Oleh karena itu, titik awal untuk perancangan sebuah basis data haruslah abstrak dan deskripsi umum dari kebutuhan-kebutuhan informasi suatu organisasi harus digambarkan di dalam basis data.

Data pada sistem mikro komputer dengan skala yang lebih rendah, menggunakan database tunggal yang biasanya digunakan untuk mengakses hanya dengan seorang user pada satu waktu, tiap database hanya memenuhi sebagian data suatu organisasi.

Suatu database mungkin didefinisikan sebagai kumpulan data yang disatukan dalam suatu organisasi. Suatu organisasi dapat berupa bank, separtemen company, sekolah, universitas, dan lain-lain. Maksud dari database untuk menyimpan semua data yang diinginkan kepada satu lokasi, sehingga penyimpanan data berulang di dalam organisasi tersebut dapat dieliminasi. Ketika terjadi pengkopian data berulang-ulang disimpan pada lokasi yang berbeda dalam suatu organisasi, perbedaan akan muncul antara kumpulan data yang secara identik telah diakui. Pada maksud tersebut, adalah betul. Pada database yang terdesain dengan baik, data yang terduplikasi dapat tereliminasi dan kemungkinan penyimpanan data yang tidak konsisten dapat diperkecil.

Pada komputer mainframe, data pada database diakses secara bersama-sama oleh lebih dari beberapa ratus user. Database dapat terdiri dari lebih ratusan field yang dibutuhkan untuk informasi. Data pada sistem mikro komputer dengan skala yang lebih rendah, menggunakan database tunggal yang biasanya digunakan untuk mengakses hanya dengan seorang user pada satu waktu, tiap database hanya memenuhi sebagian data suatu organisasi.

Pada suatu organisasi atau perusahaan, basis data merupakan susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu pada komputer sehingga mampu memenuhi informasi optimal yang diperlukan oleh pemakai dan Database Management System(DBMS). DBMS itu sendiri adalah sebuah perangkat lunak yang mengatur dan mengontrol akses dari dan ke basis data dan sebuah program yang berinteraksi dengan basis data.

Melihat tingginya kebutuhan pemakai akan pemrosesan dan penyimpanan data yang besar, maka dibutuhkan suatu database yang handal. Database yang handal itu sendiri harus dapat memenuhi kebutuhan penyimpanan dan pemrosesan data dengan cepat, yang terdiri dari banyak tabel dan record hingga terabyte.

Seiring berjalannya waktu suatu database tidak hanya digunakan oleh satu pemakai untuk satu program aplikasi, tetapi suatu database master dapat berhubungan dengan banyak pemakai dan banyak program aplikasi. Ini yang menyebabkan suatu database dapat digunakan oleh beberapa pemakai dan beberapa program aplikasi. Berhubungan dengan penggunaan sistem database multiuser dan multiprogramming tersebut yang memungkinkan dibangunnya suatu database terdistribusi. Sebuah sistem database terdistribusi berisikan sekumpulan site, di mana tiap-tiap site dapat berpartisipasi dalam pengeksekusian transaksi yang mengakses data pada satu site atau beberapa site. Dalam sistem database terdistribusi biasanya dibuat suatu fragmentasi data, dimana data tersebut dipecah berdasarkan sitenya. Dengan penggunaan database multiuser dan multiprogramming, diharapkan sistem dapat menangani permintaan data yang cepat dalam database yang besar. Maka dari itu dibuatlah suatu partisi data pada VLDB (Very Large Database).

VLDB (Very Large Database) itu sendiri adalah database dalam ukuran sangat besar yang berisikan berbagai jenis data hingga beberapa giga-bytes atau terabytes (Benjamin Wah, 2008), yang memungkinkan data disimpan secara terpecah dan dapat dikelola menjadi lebih kecil. Partisi ini akan mengelompokkan data sesuai kondisinya pada suatu tablespace atau media penyimpanan data pada database. Manfaat lain dari partisi data adalah tiap-tiap segment (partisi atau subpartisi) bisa diletakkan pada tablespace yang berbeda, sehingga mendapat manfaat dari spreading (menyebar) tablespace dan mengurangi resiko kehilangan data karena tablespace mengalami korup.

VLDB (Very Large Database) adalah suatu dasar pengelolaan database dalam jumlah yang sangan besar, umumnya antara 10Gb sampai dengan 10Tb. Pengelolaan database dengan VLDB yakni pengelolaan partisi database, yaitu partisi tabel dan indeks. Partisi adalah memecah tabel ke dalam beberapa segmen (partisi atau subpartisi), dimana tabel konvensional hanya mempunyai satu segmen. Ada 3 metode utama partisi dan 2 metode gabungan, yaitu yang pertama adalah Range Partitioning. Dengan range partition, data dikelompokkan berdasarkan rentang nilang yang ditentukan. Range partition ini digunakan pada kolom yang nilainya terdistribusi secara merata. Yang kedua adalah List Partitioning. Pada list partition, data dikelompokkan berdasarkan nilainya, list partition digunakan untuk kolom yang variasi nilainya tidak banyak. Yang ketiga adalah Hash Partitioning. Hash partitioning akan menentukan suatu nilai yang akan diletakkan pada suatu partisi dan diatur secara internal berdasarkan hash value. Metode pemartisian yang selanjutnya adalah Composite Rangelist Partitioning dan Composite Rangehash Partitioning.

Pengelolaan partisi tidak hanya dapat dilakukan pada tabel yang sudah dipartisi tetapi juga dapat dilakukan pada suatu tabel yang belum dipartisi dan terdiri dari banyak record. Tabel tersebut dapat ditambahkan suatu partisi dengan memilih dari ke lima metode partisi. Pembuatan partisi pada tabel yang telah ada harus dilakukan redefinition table. Redefinition table adalah pembuatan ulang tabel dengan struktur yang sama dengan tabel yang ada menggunakan dbms_redefinition package. Untuk dapat melakukan redefinition table¸ pemakai harus memiliki hak akses pada table tersebut atau biasa disebut dengan privilage.

Database dengan content yang besar yakni yang terdiri dari banyak record, haru dapat dikelola dengan baik. Agar proses modifikasi data tidak terhambat dengan banyaknya data yang ada, dibutuhkan suatu metode partisi data, yang bertujuan dapat mengelola data menjadi kelompok-kelompok (partisi) yang terpecah sesuai dengan kondisinya. Ada lima metode dalam pengelolaan partisi, yaitu range partitioning, list partitioning, hash partitioning, composite ranglist partitioning, dan composite rangehash partitioning.

Pembuatan partisi tabel pada VLDB, tabel yang dipilih harus melalui proses redefinition table. Dimana tabel yang akan dipartisi harus didefinisi ulang strukturnya dan pembuatan partisinya. Dengan modifikasi data dapat disimpulkan waktu akses untuk modifikasi data yang terdiri select statement, update statement, insert statement, dan delete statement pada tabel yang telah dipartisi lebih cepat dari tabel yang belum dipartisi,. Hal tersebut dikarenakan pencarian data langsung berpusat pada tiap partisi yang didefinisikan sebelumnya. Maka proses partisi data pada very large database dapat mempercepat penanganan suatu query. Untuk pengembangan pada masa yang akan datang, dapat digunakan data untuk uji coba yang lebih besar sehingga diharapkan perbedaan waktu akses akan lebih signifikan.

Daftar Referensi :

1. Suryadi H. S. 1994. Pengantar Basis Data. Jakarta: Universitas Gunadarma.

2. Waliyanto. 2000. Sistem Basis Data Analisis dan Pemodelan Data. Yogyakarta: J&J Learning.

3. Gonydjaja, Rosny, 2012, “COMPOSITE RANGE LIST PARTITIONING PADA VERY LARGE DATABASE“, vol. 7, dilihat 26 Juni 2015, http://ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/kommit/article/view/564/489

Daftar Pustaka

  1. Darmawan, Darmadi & Imam Munardhi. 2006. Fight like Tiger Win Like a Champion 8 Kekuatan Dasyat Meraih Sukses Sejati. Jakarta: Gramedia. Halaman 10.
  2. ________________________________. 2006. Fight like Tiger Win Like a Champion 8 Kekuatan Dasyat Meraih Sukses Sejati. Jakarta: Gramedia. Halaman 10.
  3. Wirosardjono, Setjipto. “Didikan Jerman, Budaya Jawa”. Dalam http://www.republika.com
  4. Darmawan, Darmadi & Imam Munardhi. 2006. Fight like Tiger Win Like a Champion 8 Kekuatan Dasyat Meraih Sukses Sejati. Jakarta: Gramedia. Halaman 10.
  5. Trenholm, Sarah & Arthur Jensen. 2004. Interpersonal Communication. California: Wadsworth. Halaman 25.
  6. Wirosardjono, Setjipto. “Didikan Jerman, Budaya Jawa”. Dalam http://www.republika.com
  7. Kasali, Rhenald. 2006. Sembilan Fenomena Bisnis. Jakarta: Gramedia. Halaman 8.
  8. Trenholm, Sarah & Arthur Jensen. 2004. Interpersonal Communication. California: Wadsworth. Halaman 35.
  9. Kasali, Rhenald. 2006. Sukses Melakukan Presentasi. Jakarta: Gramedia. Halaman 55.
  10. 2006. Sukses Melakukan Presentasi. Jakarta: Gramedia. Halaman 56.
  11. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2005. Kamus Istilah Ekonomi. Jakarta. Halaman 75.
  12. Conboy, Ken. 2007. Intel Menguak Tabir Dunia Intelijen Indonesia. Jakarta: Pustaka Primatama. Halaman 100
  13. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2005. Kamus Istilah Hukum. Jakarta. Halaman 75.
  14. Romney, Marshal R & Paul John Steinbart. 2005. Sistem Informasi Akuntasi. Jakarta: Salemba Empat. Halaman 455.
  15. Adhary, Rudy. “Kiprah Spion Melayu: dari BRANI hingga BIN”. Dalam http://www.kompas.com/ Diakses pada 17 Juni 2007.
  16. ___________. “Kiprah Spion Melayu: dari BRANI hingga BIN”. Dalam http://www.kompas.com/ Diakses pada 17 Juni 2007.
  17. Romney, Marshal R & Paul John Steinbart. 2005. Sistem Informasi Akuntasi. Jakarta: Salemba Empat. Halaman 450.
  18. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2005. Kamus Istilah Ekonomi. Jakarta. Halaman 75.
  19. Conboy, Ken. 2007. Intel Menguak Tabir Dunia Intelijen Indonesia. Jakarta: Pustaka Primatama. Halaman 100
  20. ___________. 2007. Intel Menguak Tabir Dunia Intelijen Indonesia. Jakarta: Pustaka Primatama. Halaman 110.

Catatan Kaki

  1. Darmadi Darmawan & Imam Munardhi, Fight like Tiger Win like Champion 8 Kekuatan Dasyat Meraih Sukses Sejati, Jakarta: Gramedia, 2006. Halaman 10
  2. Darmadi Darmawan & Imam Munardhi, Fight like Tiger Win like Champion 8 Kekuatan Dasyat Meraih Sukses Sejati, Jakarta: Gramedia, 2006. Halaman 10
  3. Soetjipto Wirosardjono, “Didikan Jerman, Budaya Jawa”, http://www.republika.com
  4. Darmadi Darmawan & Imam Munardhi, Fight like Tiger Win like Champion 8 Kekuatan Dasyat Meraih Sukses Sejati, Jakarta: Gramedia, 2006. Halaman 10
  5. Sarah Trenholm & Arthur Jensen, Interpersonal Communication, California: Wadsworth, 2004. Halaman 25
  6. Soetjipto Wirosardjono, “Didikan Jerman, Budaya Jawa”, http://www.republika.com
  7. Rhenald Kasali, Sembilan Fenomena Bisnis, Jakarta: Gramedia, 2006. Halaman 8
  8. Sarah Trenholm & Arthur Jensen, Interpersonal Communication, California: Wadsworth, 2004. Halaman 35
  9. Rhenald Kasali, Sukses Melakukan Presentasi, Jakarta: Gramedia, 2006. Halaman 55
  10. Rhenald Kasali, Sukses Melakukan Presentasi, Jakarta: Gramedia, 2006. Halaman 56
  11. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kamus Istilah Ekonomi, Jakarta, 2005. Halaman 75
  12. Ken Conboy, Intel Menguak Tabir Dunia Intelijen, Jakarta: Pustaka Primatama, 2007. Halaman 100
  13. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kamus Istilah Hukum, Jakarta, 2005. Halaman 75.
  14. Marshal R. Romney & Paul John Steinbart, Sistem Informasi Akuntansi, Jakarta, 2005. Halaman 455
  15. Rudy Adhary, “Kiprah Spion Melayu: dari BRANI hingga BIN”, http://www.kompas.com, 17 Juni 2007
  16. Rudy Adhary, “Kiprah Spion Melayu: dari BRANI hingga BIN”, http://www.kompas.com, 17 Juni 2007
  17. Marshal R. Romney & Paul John Steinbart, Sistem Informasi Akuntansi, Jakarta, 2005. Halaman 450
  18. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kamus Istilah Ekonomi, Jakarta, 2005. Halaman 75
  19. Ken Conboy, Intel Menguak Tabir Dunia Intelijen, Jakarta: Pustaka Primatama, 2007. Halaman 100
  20. Ken Conboy, Intel Menguak Tabir Dunia Intelijen, Jakarta: Pustaka Primatama, 2007. Halaman 110

Game Online

Posted: May 30, 2015 in Uncategorized

Dilihat dari perkembangan teknologi sekarang ini, mayoritas orang banyak menggunakan fasilitas internet. Internet merupakan ikon dari perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini. Semua orang di dunia telah mengenal dan menggunakan internet dengan baik..Hal tersebut telah membuat setiap individu terus berusaha agar dapat mengikuti setiap perkembangan teknologi yang ada,sehingga pengetahuan semakin bertambah dan maju seiring perkembangan zaman. Dari perkantoran hingga ke sekolah – sekolah kini telah menggunakan kecanggihan internet untuk melakukan aktivitas sehari – hari.

Perkembangan teknologi dari waktu ke waktu kini semakin pesat, baik dari sisi hardware maupun software yang bersifat desktop based, web based hingga aplikasi ataupun game yang dapat berjalan dalam Ponsel / Gadget. Ponsel (Gadget) menjadi alat bantu pintar yang memiliki banyak kemampuan untuk berkomunikasi dua arah, sarana hiburan, memutar ulang audio video, menjalankan game, dan juga menjelajah di dunia maya. Selain dari sisi hardware maupun software yang semakin meningkat, perkembangan teknologi di bidang development pun juga semakin berkembang pesat. Hal ini ditandai dengan munculnya berbagai macam engine yang semakin mempermudah developer untuk membuat game sesuai dengan keinginannya.

Dilihat dari kesibukan masyarakat saat ini yang begitu padat , pastinya dapat membuat tingkat emosional seseorang mudah berubah. Maka dari itu kebanyakan orang membutuhkan hiburan untuk mengurangi emosional tersebut. Salah satu hiburan yang mudah di dapat adalah permainan atau game. Di mana, di zaman yang serba teknologi ini, permainan sangat mudah di dapatkan, salah satunya adalah permainan yang berbasis teknologi. Permainan merupakan salah satu kebutuhan manusia akan hiburan dan terus berkembang sesuai kebutuhan manusia. Evolusi dari permaianan itu sendiri, bisa dikatakan sangat berkembang yaitu dari yang berjenis 2 dimensi, 3 dimensi, dan 4 dimensi. Dengan ini dikatakan terbawa ke dunia baru di bidang dunia hiburan.

Game online merupakan salah satu hiburan yang banyak digemari saat ini. Apalagi sekarang banyak sekali warung internet (warnet) dan game center yang menjadi pusat bermain anak muda. Kebanyakan mulai dari kaum pelajar hingga orang dewasa sekalipun memanfaatkan fasilitas internet untuk bermain game online. Bahkan anak usia dini saat ini pun sudah bisa memainkan game online tersebut.

Game Online merupakan jenis permainan komputer yang memanfaatkan jaringan komputer. Jaringan yang biasanya digunakan adalah jaringan internet dan yang sejenisnya serta selalu menggunakan teknologi yang ada saat ini, seperti modem dan koneksi kabel. Biasanya permainan daring disediakan sebagai tambahan layanan dari perusahaan penyedia jasa online, atau dapat diakses langsung melalui sistem yang disediakan dari perusahaan yang menyediakan permainan tersebut. Sebuah game online bisa dimainkan secara bersamaan dengan menggunakan komputer yang terhubung ke dalam sebuah jaringan tertentu.

Game online merupakan pemenuhan akan kebutuhan manusia dibidang hiburan karena dapat menghilangkan tingkat ketegangan emosional manusia. Dilihat dari jenis game online, game online dapat menambah tingkat konsentrasi dan penalaran seseorang, selain itu game online juga dapat melatih koordinasi mata dengan tangan, sehingga membuat para pemainnya cekatan. Game online juga dapat membuat sosialisasi fisik seseorang berkurang karena lebih banyak bersosialisasi di dunia maya. Game online tidak hanya digunakan sebagai fasilitas bermain saja, tetapi kita harus tau apa penyebab seseorang sering bermain game online dan dampak dari game online tersebut, baik itu dampak positif ataupun negatif.

Kebanyakan orang menyukai game online adalah untuk hiburan semata, dikarenakan permainannya yang tidak begitu sulit dan tampilannya cukup menarik. Namun tidak hanya itu, kurangnya perhatian dari keluarga juga bisa menyebabkan sesorang terutama anak sering bermain game online. Itu semata-mata hanya untuk mencari kesenangan diri akibat kurangnya perhatian dari keluarga. Kemudian banyak orang yang tidak mempunyai banyak kegiatan yang positif juga bisa menimbulkan seseorang menghabiskan waktunya hanya untuk bermain game online. Kurangnya bergaul juga menimbulkan kecanduan pada game online, mereka lebih senang bergaul di dunia maya daripada di lingkungannya.

Dampak positif dari game online itu misalnya melalui jaringan internet, memungkinkan pemain untuk melakukan sosialisasi virtual tanpa dibatasi ruang dan waktu. Bukan hal langka lagi ketika seorang pemain permainan daring menjalin hubungan pertemanan bahkan pernikahan yang bermula dari bermain game online bersama. Selain itu game online seringkali menuntut pemainnya untuk menyusun strategi dalam waktu singkat sehingga permainan yang tepat dapat melatih respon dan kecepatan berpikir seseorang. Game online jika dimanfaatkan dapat membuka peluang bisnis dan lahan mandapatkan penghasilan tambahan. Misalnya saja dengan menjadi pengusaha game centre, berjualan voucher permainan, atau bahkan melakukan transaksi jual beli melalui permainan. Banyak permainan berbasis internasional, sehingga menuntut seseorang untuk menggunakan bahasa Inggris. Jadi dapat melatih pemahaman mereka dalam berbahasa Inggris. Menurut peneliti, bermain membantu untuk meningkatkan ke-koordinasi tangan-mata, yang terutama penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Atribut ini sering ditransfer ke kehidupan nyata, membuat anak sangat baik koordinasi. Para pemain bisa membuat permainan sendiri sesuai dengan yang diinginkannya. Hal ini akan membantu stimulasi otak dan proses berpikir untuk menciptakan skenario yang panjang dan rumit sebagai bagian dari pengembangan kreativitas mereka. Game tidak hanya bisa dimainkan oleh anak, tapi juga orang tua. Tak ada salahnya untuk sesekali bergabung dengan anak untuk bermain bersama. Kebersamaan saat bersenang-senang ini akan meningkatkan keakraban dan interaksi dalam keluarga.

Game online pun juga memiliki dampak negatif bagi penggunanya, misalnya seperti sosialisasi fisik berkurang, karena pemain lebih banyak menghabiskan waktu untuk bersosialisasi di dunia maya. Permainan daring dimainkan melalui komputer, yang mengeluarkan spektrum cahaya yang dapat merusak mata jika dipandangi terus-menerus tanpa istirahat. Beberapa permainan daring memerlukan biaya untuk memainkannya, misalnya dalam kategori permainan pay-to-play atau sekedar biaya penyewaan komputer di warnet atau game centre. Apabila tidak diorganisir dengan baik, permainan daring dapat menghabiskan biaya cukup besar. Permainan daring dapat mengacaukan manajemen waktu jika tidak diatur dengan baik. Banyak kasus di mana pemain yang kecanduan permainan daring bermain hingga lupa waktu dan melalaikan segala tanggung jawab dan pekerjaannya di dunia nyata, seperti bolos sekolah. Dalam beberapa kasus, pemain sama sekali melupakan aktivitas fisik dan makan di dunia nyata selama berhari-hari sehingga menimbulkan serangan jantung dan kematian. Pikiran akan selalu terarah pada game dan berakibat berkurangnya konsentrasi untuk belajar dan juga membuat emosi tidak stabil. Entah ini terjadi di seluruh dunia atau hanya Indonesia tetapi sejauh yang penulis temui di warnet-warnet diberbagai kota. Para pemain game online sering mengucapkan kata-kata kotor dan kasar saat bermain di warnet atau game center.

Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah diatas maka masalah yang akan dibahas lebih lanjut dalam penelitian ini yaitu hanya dibatasi pada kecanduan mahasiswa terhadap game online.

Kecanduan merupakan perasaan yang sangat kuat terhadap sesuatu yang diinginkannya sehingga ia akan berusaha untuk mencari sesuatu yang sangat diinginkan itu, misalnya kecanduan internet, kecanduan melihat televisi, atau kecanduan bekerja. Seseorang dapat dikatakan mengalami kecanduan jika tidak mampu mengontrol keinginan untuk menggunakan sesuatu, sehingga memyebabkan dampak negatif bagi individu, baik secara fisik maupun psikis (Badudu, J.S dan Mohammad Zain, Z, 2005: 1397). Salah satu objek yang menyebabkan munculnya kecanduan itu sendiri yaitu game online. Game online adalah permainan dimana banyak orang yang dapat bermain pada waktu yang sama dengan melalui jaringan komunikasi online (Internet). Game online dapat juga menghasilkan uang tambahan yaitu dengan menukarkan mata uang di game online dengan bentuk rupiah atau bisa juga dengan menjual karakter game online kepada orang lain (Ayu Rini, 2011: 89).

Dengan demikian kecanduan game online merupakan salah satu jenis kecanduan yang disebabkan oleh teknologi internet atau yang lebih dikenal dengan internet addictive disorder. Internet dapat menyebabkan kecanduan, salah satunya adalah Computer game Addiction (berlebihan dalam bermain game). Game online merupakan bagian dari internet yang sering dikunjungi dan sangat digemari dan bisa menyebabkan kecanduan yang memiliki intensitas yang sangat tinggi. Dari uraian di atas dapat disimpulkan pengertian kecanduan game online adalah suatu keadaan seseorang terikat pada kebiasaan yang sangat kuat dan tidak bisa lepas untuk bermain game online. Seorang pecandu game online dapat menghabiskan waktu untuk bermain sekitar 6 jam atau lebih dalam satu hari. Jika tidak memiliki aktivitas yang dilakukan pecandu game online dalam satu hari, mereka terbiasa untuk bermain game online lebih lama dan dapat menghabiskan waktu hingga 20 jam dalam satu hari.

Dalam perjalanannya, games online telah menjalani perkembangan yang pesat, baik dari segi teknologinya mulai dari dahulu hanya dipakai oleh militer untuk keperluan militer hingga bisa menjadi industri maupun dari ragam jenisnya. Games online juga sudah mempengaruhi cara kita bersosialisasi dengan orang lain. Games online membuat kita dapat berinteraksi secara tidak langsung dengan orang lain. Akan tetapi efek dari keranjingan games online juga dapat berdampak buruk tergantung pada diri masing bagaimana cara mengontrolnya.

Untuk mencegah terjadinya kecanduan game online sebaiknya melakukan aktivitas – aktivitas di luar rumah seperti berolahraga, berkumpul dengan teman – teman dan masih banyak lagi. Selain itu dengan metode spiritual thinking, yaitu dengan dengan mengalihkan energi dan gairah seseorang menuju hal-hal yang kreatif dan positif. Jika mereka bisa memprogramkan diri untuk menyenangi televisi dan bermain game online, mereka mestinya juga bisa diprogramkan untuk hal-hal lain yang lebih baik. Jika ia bisa candu untuk bermain game online, maka merekapun juga bisa diprogramkan untuk candu belajar. Sebaiknya kita harus mengatur antara waktu belajar dengan waktu bermain, jangan sampai waktu bermain lebih banyak daripada waktu belajar.

Metode yang digunakan dalam pengumpulan data di atas adalah metode langsung dan pencarian langsung dari berbagai sumber, seperti dari buku-buku yang berkaitan dengan judul penulisan dan dari berbagai blog dan website yang ada.

Daftar Pustaka :

  1. Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas (2014). Permainan Daring. Tersedia: http://id.wikipedia.org/wiki/Permainan_daring [23 Mei 2015]
  2. Nicosekadau (2014). Manfaat dari Permainan Online untuk Anak – anak. Tersedia: http://sikaitkata.abatasa.co.id/post/detail/36174/manfaat-dari-permainan-online-untuk-anak-anak.html [23 Mei 2015]
  3. W (2012). Kajian Pustaka dan Kerangka Berpikir. Tersedia: eprints.uny.ac.id/8590/3/BAB%202%20-%2008413244048.pdf [23 Mei 2015]

Latihan dan Tugas Mandiri 5

Posted: April 30, 2015 in Uncategorized
  1. Tentukan subjek, predikat, objek, pelengkap dan keterangan kalimat berikut ini.

1) Persatuan dapat dilaksanakan dengan menciptakan perassan senasip.

Subjek                   : Persatuan

Predikat                 : dilaksanakan

Objek                    : –

Pelengkap              : –

Keterangan            : dengan menciptakan perasaan senasip (keterangan proses)

2) Dapatkah para pemimpin bangsa kita menciptakan perasaan semacam ini?

Subjek                   : para pemimpin bangsa

Predikat                 : menciptakan

Objek                    : perasaan semacam ini

Pelengkap              : –

Keterangan            : –

3) Jika dapat, bangsa Indonesia akan segera bangkit dari krisis.

Subjek                   : Bangsa Indonesia

Predikat                 : bangkit

Objek                    : –

Pelengkap              : dari krisis

Keterangan            : –

4)Selain itu, nasionalisme meningkat, dan daya juang bangsapun meningkat.

Subjek                   : Nasionalisme dan daya juang bangsa

Predikat                 : meningkat

Objek                    : –

Pelengkap              : –

Keterangan            : –

5) Dampaknya, arus modal ke luar negeripun akan dapat diperkecil.

Subjek                   : Nasionalisme dan daya juang bangsa

Predikat                 : meningkat

Objek                    : –

Pelengkap              : –

Keterangan            : –

6) Megawati, presiden RI, berupaya meningkatkan kepercayaan rakyat terhadap kemampuan ekonomi Indonesia tanpa bantuan IMF.

Subjek                   : Megawati

Predikat                 : berupaya meningkatkan

Objek                    : kepercayaan rakyat terhadap kemampuan ekonomi Indonesia

Pelengkap              : tanpa bantuan IMF

Keterangan            : –

7) Budaya bangsa merupakan modal pembangunan.

Subjek                   : Budaya bangsa

Predikat                 : merupakan modal pembangunan

Objek                    : –

Pelengkap              : –

Keterangan            : –

8) Kekayaan budaya bangsa merupakan sumber kreativitas yang luar biasa.

Subjek                   : Kekayaan budaya bangsa

Predikat                 : merupakan sumber kreativias yang luar biasa.

Objek                    : –

Pelengkap              : –

Keterangan            : –

9) Kreativitas budaya berpotensi besar dapat mendukung perekonomian.

Subjek                   : Kreativitas budaya bangsa

Predikat                 : berpotensi besar

Objek                    : –

Pelengkap              : dapat mendukung perekonomian

Keterangan            : –

10) Dalam pembangunan, dituntut kreativitas baru, kerja keras, dan efisiensi.

Subjek                   : Pembangun

Predikat                 : menuntut

Objek                    : kreativitas baru, kerja keras dan efisiensi.

Pelengkap              : –

Keterangan            : –

  1. Tuliskan pola dasar kalimat berikut ini.

1) Mahasiswa yang menjuarai perolehan Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi mendapat bea siswa melanjutkan pendidikanya ke jenjang lebih tinggi.

Subjek                   : Mahasiswa

Predikat                 : mendapat

Objek                    : beasiswa melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi

Pelengkap              : –

Keterangan            : yang menjuarai perolehan Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi

Pola kalimat          : S-KET-P-O

2) Kalimat yang panjang-panjang pada dasarnya mempunyai inti kalimat dasar yang sederhana.

Subjek                   : Kalimat yang panjang

Predikat                 : mempunyai

Objek                    : inti kalimat dasar yang sederhana.

Pelengkap              : –

Keterangan            : yang sederhana.

Pola kalimat          : S-P-O-K

3) Kalimat yang panjang-panjang cenderung bertele-tele, sukar dipahami, dan dapat menimbulkan salah penafsiran.

Subjek                   : Kalimat yang panjang

Predikat                 : cenderung bertele-tele ,sukar dipahami dan dapat menimbulkan salah penafsiran.

Objek                    : –

Pelengkap              : –

Keterangan            : –

Pola kalimat          : S-P

4) Oleh karena itu, Anda harus dapat menyusun kalimat yang sederhana, mudah dipahami, dan jelas maknanya.

Subjek                   : Anda

Predikat                 : menyusun

Objek                    : kalimat

Pelengkap              : –

Keterangan            : sederhana,mudah dipahami dan jelas maknanya.

Pola kalimat          : S-P-O-K

5) Perang ekonomi di berbagai Negara akan dimenangkan oleh Negara yng dicintai oleh rakyatnya.

Subjek                   : Anda

Predikat                 : menyusun

Objek                    : kalimat

Pelengkap              : –

Keterangan            : sederhana,mudah dipahami dan jelas maknanya.

Pola kalimat          : S-P-O-K

6) Untuk itu, para elit politik berupaya menanamkan kecintaan, kebanggaan, dan kesetiaan rakyat kepada negaranya.

Subjek                   : Elit politik

Predikat                 : berupaya

Objek                    : kecintaan, kebanggaan dan kesetiaan rakyat kepada negaranya.

Pelengkap              : menanamkan

Keterangan            : kepada negaranya.

Pola kalimat          : S-P-Pel-O-K

7) Hal itu mudah diwujudkan, asal para elit politik memberi contoh dan tidak memperkaya diri sendiri.

Subjek                   : Elit politik

Predikat                 : berupaya

Objek                    : kecintaan, kebanggaan dan kesetiaan rakyat kepada negaranya.

Pelengkap              : menanamkan

Keterangan            : kepada negaranya.

Pola kalimat          : S-P-Pel-O-K

8) Agar dapat mandiri, kita harus bekerja keras dan menghentikan segala bentuk ketergantungan kepada Negara lain.

Subjek                   : kita

Predikat                 : bekerja keras dan berhenti

Objek                    : negara lain.

Pelengkap              : tergantung

Keterangan            : agar dapat mandiri

Pola kalimat          : S-P-Pel-O-K

9) Untuk mencerdaskan penduduk, pemerintah harus memberikan penyuluhan, gizi yang cukup, dan dana pendidikan yang mencukupi.

Subjek                   : Pemerintah

Predikat                 : memberikan

Objek                    : penyuluhan , gizi yang cukup, dan dana pendidikan

Pelengkap              : –

Keterangan            : untuk mencerdaskan penduduk.

Pola kalimat          : S-P -O-K

10) Jika tidak, sumber daya manusia bangsa Indonesia akan ketinggalan jauh dari Negara-negara Asean lainnya.

Subjek                   : Sumber daya manusia bangsa Indonesia

Predikat                 : ketinggalan

Objek                    : negara – negara ASEAN lainnya.

Pelengkap              : –

Keterangan            : –

Pola kalimat          : S-P –O

  1. Kalimat berikut ini salah strukturnya. Tentukan kesalahan dan perbaikilah!

1) Mahasiswa itu giat belajar dan selalu mengikuti informasi terbaru. Sehingga menjadi mahasiswa yang berkualitas.

Perbaikan : Mahasiswa itu giat belajar dan selalu mengikuti informasi terbaru sehingga menjadi mahasiswa yang berkualitas.

2) Meskipun berprestasi , tetapi belum memenuhi syarat ke puncak kariernya.

Perbaikan : Meskipun berprestasi , Hal itu belum memenuhi syarat ke puncak kariernya.

3) Dalam negosiasi itu tidak memenangkan pihaknya.

Perbaikan : Negosiasi itu tidak memenangkan pihaknya.

4) Dari perkembangan usahanya menunjukkan kemajuan pesat.

Perbaikan : Perkembangan usahanya menunjukkan kemajuan pesat.

5) Tertinggi di kelompok A dan terendah di kelompok B.

Perbaikan : Meskipun tertinggi di kelompok A, namun di kelompok B dia adalah yang terendah.

6) Meskipun sudah mencapai puncak kariernya tetapi ia bekerja keras.

Perbaikan : Meskipun sudah mencapai puncak kariernya, ia tetap bekerja keras.

7) Megawati yang menjadi presiden wanita pertama di Indonesia.

Perbaikan : Megawati menjadi presiden wanita pertama di Indonesia.

8) Setiap orang mengharapkan akan sejahtera hidup di dunia dan di akhirat.

Perbaikan : Setiap orang mengharapkan sejahtera hidup di dunia dan akhirat.

9) Bagi pegawai negeri yang akan pensiun hendaklah menyiapkan mental.

Perbaikan : Bagi pegawai negeri yang akan pensiun hendaklah menyiapkan mentalnya.

10) Walaupun belum pernah ke rumahku , tetapi ia tidak kesulitan mencarinya.

Perbaikan : Walaupun belum pernah ke rumahku , ia tidak kesulitan mencarinya.

  1. Kalimat berikut ini salah diksinya. Tentukkan kesalahannya dan perbaikilah.

1) Ia bukan mahasiswa teladan tetapi mahasiswa biasa.

Perbaikan : Ia bukan mahasiswa teladan melainkan hanya mahasiswa biasa.

2) Cinta adalah merasa setia , bangga, dan prihatin terhadap objek cintanya.

Perbaikan : Cinta adalah perasaan setia , bangga, dan simpati terhadap objek cintanya.

3) Cinta yaitu perasaan setia , bangga dan prihatin.

Perbaikan : Cinta yaitu merasa setia , bangga dan simpati.

4) Cinta merupakan kasih sayang.

Perbaikan : Cinta ialah kasih dan sayang.

5) Sesuai cita-citanya menjadi wirausahawan , ia mendalami bidang tersebut.

Perbaikan : Sesuai cita-citanya menjadi wirausaha , ia mendalami bidang tersebut.

6) Ia bukan hanya cerdas tetapi juga rajin belajar.

Perbaikan : Ia bukan hanya pandai tetapi juga rajin belajar.

7) Ia membaca banyak buku-buku yang digemarinya.

Perbaikan : Ia membaca banyak buku yang digemarinya.

8) Ia mengambili buku-buku yang berjatuhan di lantai.

Perbaikan : Ia mengambili buku yang berjatuhan di lantai.

9) Kepada Yth Bambang Pamungkas di Jakarta.

Perbaikan : Yth. Bambang Pamungkas di Jakarta.

10) Bapak Prof.Dr. Purnama Sidi di Bandung.

Perbaikan : Yth. Prof.Dr. Purnama Sidi di Bandung.

  1. Kalimat berikut ini salah ejaannya. Tentukan kesalahanya dan perbaikilah.

1) Untuk menjadi atlit professional ia harus memiliki kondite baik dan “ track record “ yang luar biasa.

Perbaikan : Untuk menjadi atlet professional ia harus memiliki konduite baik dan track record yang luar biasa.

2) Meskipun usahanya belum berhasil ia tidak pernah mengeluh.

Perbaikan : Meskipun usahanya belum berhasil , ia tidak pernah mengeluh.

3) Buku itu mahal , tetapi dibelinya juga.

Perbaikan : Ia tetap membeli buku itu meskipun harganya mahal.

4) Bacalah halaman ke 1100 s/d 1500 dari 2000 halaman buku itu.

Perbaikan : Bacalah halaman ke seribu seratus sampai dengan seribu lima ratus dari dua ribu halaman buku itu.

5) Jika Anda mengkopi buku ini Anda akan didenda Rp. 5 miliar.

Perbaikan : Jika Anda mengkopi buku ini Anda akan didenda Rp 5.000.000.000,00.

6) Evaluasi pembelajaran Anda meliputi kehadiran , Ujian Tengah semester, Ujian Akhir semester dan Makalah ilmiah yang anda tulis.

Perbaikan : Evaluasi pembelajaran Anda meliputi kehadiran , hasil Ujian Tengah semester dan Ujian Akhir semester serta Makalah ilmiah Anda.

7) Ia akan mempelajari undang-undang itu dan membandingkannya dengan Undang-undang Dasar RI.

Perbaikan : Ia akan mempelajari Undang-Undang itu dan membandingkannya dengan Undang-Undang Dasar RI.

8) Pada hari ini selasa 17 Agustus 2004 Tahun Masehi RI merayakan hari kemerdekaan ke 58.

Perbaikan : Pada hari ini Selasa 17 Agustus 2004 , RI merayakan Hari Kemerdekaan ke 58.

9) Untuk mengambil uang di bank BNI dalam jumlah besar harus menunjukkan KTPnya kepada kasier.

Perbaikan : Untuk mengambil uang di bank BNI dalam jumlah besar harus menunjukkan KTPnya kepada kasir.

10) Banyak orang Indonesia mengkonsumsi cassava setiap harinya.

Perbaikan : Banyak orang Indonesia mengkonsumsi cassava setiap harinya.

  1. Kalimat berikut tidak efektif . tentukan kesalahannya dan perbaikilah menjadi kalimat efektif .

1) Karena sudah diketahui sebelumnya mahasiswa segera menjawab soal.

Perbaikan : Karena sudah mengetahui sebelumnya mahasiswa segera menjawab soal.

2) Di Indonesia melakukan berbagai pembenahan kebijakan bagi pembinaan masyarakat ekonomi lemah.

Perbaikan : Indonesia melakukan berbagai pembenahan kebijakan bagi pembinaan masyarakat ekonomi lemah.

3) Upaya mendesak adalah mengadili para koruptor.

Perbaikan : Mengadili para koruptor adalah upaya mendesak.

4) Korupsi dipastikan menimbulkan biaya produksi yang amat tinggi di berbagai usaha . Sehingga melemahkan daya saing di pasar internasional.

Perbaikan : Korupsi dipastikan menimbulkan biaya produksi yang sangat tinggi di berbagai usaha, sehingga melemahkan daya saing di pasar internasional.

5) Dengan korupsi seorang calon pejabat diwajibkan membayar uang yang sangat besar, maka setelah menjabat pejabat itu cenderung berupaya mendapatkan kembali uang yang digunakan untuk membayar jabatannya.

Perbaikan : Korupsi mewajibkan seorang calon pejabat membayar uang yang sangat besar untuk memperoleh jabatannya , maka setelah menjabat pejabat itu cenderung berupaya mendapatkan kembali uang yang digunakan untuk membayar jabatannya.

6) Vietnam yang berhasil menghukum mati para koruptor dalam upaya menegakkan keadilan dan kemakmuran di negara itu.

Perbaikan : Vietnam berhasil menghukum mati para koruptor dalam upaya menegakkan keadilan dan kemakmuran di negara nya.

7) Kepada semua mahasiswa yang mengadapi masalah penulisan skripsi dapat berkonsultasi dengan dosen pembimbing.

Perbaikan : Bagi mahasiswa yang menghadapi masalah penulisan skripsi dapat berkonsultasi dengan dosen pembimbing.

8) Oleh karena itu , maka setiap universitas hendaklah membimbing masyarakat kecil agar mengembangkan potensi bisnisnya.

Perbaikan: Setiap universitas hendaklah membimbing masyarakat kecil agar mengembangkan potensi bisnisnya.

9) Meskipun kinerja bisnis mulai bangkit , tetapi kita harus tetap meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.

Perbaikan : Meskipun kinerja bisnis mulai bangkit , kita harus tetap meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.

10) Dari penelitian membuktikan bahwa pembinaan ekonomi rakyat kecil kurang intensif.

Perbaikan : Penelitian membuktikan bahwa pembinaan ekonomi rakyat kecil kurang intensif.

11) Adalah merupakan tanggung jawab kita semua untuk menciptakan rasa aman dan tenteram di masyarakat kita.

Perbaikan : Menciptakan rasa aman dan tenteram di masyarakat kita adalah tanggung jawab kita semua

12) Kita akan membicarakan tentang pembinaan masyarakat miskin agar bangkit mengembangkan potensinya.

Perbaikan  : Kita akan membicarakan pembinaan masyarakat miskin agar bangkit mengembangkan potensinya.

13) Untuk meningkatkan mutu akademis, memerlukan sarana yang harus dibiayai dengan uang SPP.

Perbaikan  : Untuk meningkatkan mutu akademis, kita memerlukan sarana yang harus dibiayai dengan uang SPP.

14) Untuk mendaki gunung seorang pendaki harus menyiapkan peralatan,stamina, dan semangat yang tinggi.

Perbaikan  : Untuk mendaki gunung , seorang pendaki harus menyiapkan peralatan,stamina, dan semangat yang tinggi.

15) Penelitian itu masih dalam taraf pengumpulan data-data yang sangat diperlukan guna menguji hipotesis.

Perbaikan  : Penelitian itu masih dalam tahap pengumpulan data yang nantinya sangat diperlukan guna menguji hipotesis.

16) Hipotesis nol adalah berarti tidak membedakan variabel x dan variabel y.

Perbaikan  : Hipotesis nol adalah hipotesis yang tidak membedakan variabel x dan y.

17) Masing-masing mahasiswa yang mengikuti studi lapangan harus membawa sesuatu perlengkapan.

Perbaikan : Setiap mahasiswa yang mengikuti studi lapangan harus membawa perlengkapan penelitian nya.

18) Dalam cerita itu dikisahkan seorang wanita yang berhasil menyelamatkan bayi yangdilahirnya ketika peristiwa itu berlang-sung.

Perbaikan : Cerita itu mengisahkan seorang wanita yang berhasil menyelamatkan bayi yang dilahirkannya ketika peristiwa itu berlangsung.

19) Karena sering sakit dan tidak masuk kuliah maka soal yang mudahpun tidak mampu dijawabnya.

Perbaikan : Karena sering sakit dan tidak hadir kuliah maka soal yang mudahpun tidak mampu dijawabnya.

20) Berhubung waktu ujian sudah mendesak , sehingga persiapan untuk belajar secara mendalam tidak dilakukan.

Perbaikan : Persiapan untuk belajar secara mendalam tidak dilakukan karena waktu ujian sudah mendesak.

  1. Membuat Paragraf Menggunakan Kalimat Efektif.

Buatlah sebuah paragraf menggunakan kalimat efektif ( terdiri atas 5 kalimat ). Topik sesuai dengan bidang studi Anda. Perhatikan penggunaan kata penghubung antarkalimat, struktur,diksi,ejaan,dan persyaratan kalimat efektif ,kalimat topik dan kalimat penjelas .

Jawab :

Sistem adalah suatu komponen yang saling terhubung untuk mencapai suatu tujuan. Informasi adalah kumpulan data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih bermanfaat bagi penerimanya. Jadi sistem informasi adalah kumpulan informasi yang saling terhubung yang digunakan dalam pengambilan keputusan. Di dalam suatu organisasi, informasi merupakan sesuatu yang penting di dalam mendukung proses pengambilan keputusan oleh pihak manajemen. Sistem ini memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer, prosedur manual, model manajemen dan basis data.

Mahasiswa Berprestasi

Posted: April 30, 2015 in Uncategorized

Mahasiswa merupakan panggilan untuk sesorang yang menempuh pendidikan tingkat tinggi di suatu perguruan tinggi. Menurut Sardiman A.M (2001:46) “Prestasi adalah kemampuan nyata yang merupakan hasil interaksi antara berbagai faktor yang mempengaruhi baik dari dalam maupun dari luar individu dalam belajar”. Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia (1996:186) “Prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dilakukan, dikerjakan dan sebagainya)”. Jadi mahasiswa berprestasi adalah sesuatu yang telah dicapai oleh seorang mahasiswa dengan kemampuannya.

Menjadi mahasiswa berprestasi merupakan impian semua mahasiswa. Mendapat gelar sebagai mahasiswa merupakan suatu kebanggan tersendiri. Menjadi mahasiswa berprestasi tidaklah diraih secara cuma-cuma, dibutuhkan perjuangan yang besar untuk mendapatkannya dan dibutuhkan doa dan usaha yang besar pula. Berprestasi tidak hanya menang dalam kejuaraan tetapi bisa didapat melalui sebuah nilai akademik di atas rata-rata.

Sikap yang mendukung seseorang dalam brepestasi diantaranya:

  1. Berorientasi pada masa depan dan cita-cita
  2. Berorientasi pada keberhasilan
  3. Berani mengambil atau menghadapi risiko
  4. Rasa tanggung jawab yang besar
  5. Menerima dan menggunakan kritik sebagai umpan balik
  6. Memiliki sikap kreatif dan inovatif, serta mamu memanajemen waktu dengan baik.

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Prestasi

Remaja dan Narkoba

Posted: April 26, 2015 in Uncategorized

Apa itu Narkoba ?

Narkotika dan Obat-obatan terlarang (NARKOBA) atau Narkotik, Psikotropika, dan Zat Aditif (NAPZA) adalah bahan / zat yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan / psikologi seseorang (pikiran, perasaan dan perilaku) serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologi. Narkotika menurut UU RI No 22 / 1997, Narkotika, yaitu zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Psikotropika yaitu zat atau obat, baik alami maupun sintesis bukan narkotik yang berkhasia psikoaktif melalui pengaryh selektif pada susunan saraf dan menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku.

Jenis-jenis narkoba :

  • Opium (heroin, morfin)
  • Ganja
  • Amfetamin (shabu, ekstasi)
  • Kokain

Penyebaran Narkoba di Kalangan Remaja

Penyebaran narkoba hampir sulit untuk di cegah. Mengingat semua penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang dapat merusak bangsa. Seperti bandar narkoba yang senang mencari korban di wilayah sekolah di mana siswa jauh dari pengawasan orang tua sehingga membuat orang tua khawatir akan penyebaran narkoba yang meraja rela. Upaya pemberantasan narkoba pun sudah dilakukan namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba. Penyuluhan anti narkoba pun sudah dilakukan di sekolah-sekolah mulai dari SD. Namun upaya paling tepat untuk menghindarkan anak dari narkoba adalah pendidikan keluarga.

Di DKI Jakarta, berdasarkan catatan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, jumlah pengguna napza di kalangan remaja dalam tiga tahun terakhir terus naik. Pada tahun 2011, siswa SMP pengguna napza berjumlah 1.345 orang. Tahun 2012 naik menjadi 1.424 orang, sedangkan pengguna baru pada Januari-Februari 2013 tercatat 262 orang. Di kalangan SMA, pada 2011 tercatat 3.187 orang, tahun berikutnya menjadi 3.410 orang. Adapun kasus baru tahun 2013 tercatat 519 orang.

Dampak negatif penyalahgunaan narkoba pada remaja antara lain :

  1. Mudah menguap, mengantuk dan malas.
  2. Perubahan sikap dan kepribadian.
  3. Suka membolos, menurunnya kedisiplinan.
  4. Suka mencuri untuk membeli narkoba.
  5. Tidak mementingkan kesehatan dirinya.
  6. Cepat tersinggung dan mudah marah.

Faktor yang mempengaruhi remaja menggunakan narkoba diantaranya :

  1. Faktor keluarga yang kurang harmonis atau broken home.
  2. Pergaulan yang kurang baik.
  3. Masa pertumbuhan remaja.
  4. Di ajak teman dan di paksa teman yang membuat lama-lama ketagihan menggunakan narkoba.

Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba diantaranya :

  1. Peran Remaja

Pelatihan keterampilan, kegiatan alternatif untuk mengisi waktu luang, seperti: kegiatan olah raga, kesenian, dll.

  1.  Peran Orang Tua
  2. Menciptakan rumah yang sehat, serasi, harmonis, cinta, kasih sayang dan komunikasi terbuka.
  3. Mengasuh, mendidik anak yang baik
  4. Menjadi contoh yang baik.
  5. Menjadi pengawas yang baik.

Sumber :

http://regional.kompas.com/read/2013/03/07/03184385/Pengguna.Narkoba.di.Kalangan.Remaja.Meningkat

http://dedihumas.bnn.go.id/read/section/artikel/2014/03/10/929/pengertian-narkoba

Pria Metroseksual

Posted: April 26, 2015 in Uncategorized

Dilihat dari perkembangan zaman saat ini yang semakin pesat dan mudah masuknya budaya asing ke dalam negeri, menjadikan sebagian orang untuk membuat hidupnya sesuai dengan perkembangan zaman yang ada, terutama di bidang mode atau fashion. Fashion adalah gaya berpakaian seseorang yang populer dalam suatu budaya. Tidak hanya wanita saja yang memperhatikan penampilannya di dalam berpakaian, sekarang pun pria juga tidak mau kalah dengan wanita. Banyak kalangan pria yang ingin selalu tampil rapi dan sedap dipandang untuk menarik perhatian oleh orang yang melihatnya tetapi dalam hal berpakaian masih dalam batas wajar seorang pria. Hal ini biasa disebut sebagai pria metroseksual.

Pria metroseksual bisa dikategorikan sebagai pria yang selalu ingin berpenampilan trendi dan menarik. Dalam perkembangannya, konsep metroseksual mengarah kepada gaya hidup pria perkotaan modern yang berpenghasilan lebih dan sangat peduli kepada penampilan dan citra dirinya. Pria metroseksual menaruh perhatian lebih kepada penampilan, ia cenderung memiliki kepekaan mode dan memilih pakaian berkualitas atau bermerek, serta memiliki kebiasaan-kebiasaan yang dahulu lazim dikaitkan dengan kaum perempuan. Misalnya menyukai kosmetik untuk pria, pergi ke salon atau spa, atau melakukan perawatan tubuh seperti perawatan rambut, kuku dan kulit. Tidak hanya itu, pria metroseksual juga melihat bentuk tubuh mereka. Biasanya pria metroseksual pergi ke tempat-tempat pusat kebugaran supaya bentuk tubuh mereka yang tadinya kurang bagus bisa menjadi lebih bagus dan sempurna. Tetapi tidak serta merta pria metroseksual disamakan dengan homoseksual atau gay. Banyak pria menjadikan dirinya pria metroseksual supaya mempunyai nilai jual yang lebih dalam urusan menarik perhatian lawan jenisnya.

Jadi ciri-ciri pria metroseksual antara lain :

  1. Suka sekali akan fashion dan mengikuti tren terbaru.
  2. Hidup di kota-kota besar supaya lebih mudah mendapatkan informasi mengenai gaya hidup.
  3. Kebanyakan berasal dari kalangan berada.
  4. Selalu berpenampilan rapi, bersih, dan wangi.
  5. Mudah bergaul dan mendominasi dalam pergaulan.
  6. Memiliki kemampuan berkomunikasi yang cukup baik.
  7. Suka pergi ke salon dan tempat kebugaran.
  8. Mengenal berbagai merk terkenal.
  9. Berbelanja menjadi kesenangan hidup tersendiri dan rela berbelanja berjam-jam demi apa yang diinginkan.
  10. Senang berkumpul dengan teman-temannya yang pria metroseksual di tempat-tempat yang ramai dan berkelas.
  11. Berperilaku konsumtif.

Sumber :

http://ciricara.com/2012/11/21/ciricara-20-ciri-pria-metroseksual/

http://id.wikipedia.org/wiki/Metroseksual